-

Jumat, 06 Februari 2026

Seperti Aliran Sungai


Aku belajar ikhlas
dari aliran sungai—
yang tak menuntut arah kembali,
dan tak menangisi apa yang telah dilewati.

Ia mengalir tanpa dendam,
membiarkan batu melukai diamnya,
sebab ia tahu:
luka bukan alasan untuk berhenti menuju.

Sungai tak bertanya
mengapa hujan datang lalu pergi,
ia hanya menerima,
bahwa tak semua yang singgah
ditakdirkan menetap.

Aku pun begitu,
mencintaimu tanpa menggenggam,
melepas tanpa membenci,
pergi tanpa menghapus jejak rasa.

Jika aku harus kalah,
biarlah itu kalah yang utuh—
tak menyisakan keluh,
tak menyimpan tuntutan pada takdir.

Sebab keikhlasan
bukan tentang melupakan,
melainkan berdamai
dengan kenyataan yang tak bisa diubah.

Dan seperti aliran sungai,
aku akhirnya paham:
yang benar-benar milik kita
tak pernah tersesat di perjalanan.

Ia akan sampai,
pada muara yang memang ditujukan untuknya. 🌊

0 komentar:

Posting Komentar